Jangan bilang lagi argumen yang itu – itu aja, “jangan menggeneralisir…” kalau tidak semua anggota DPR/MPR, menteri atau birokrasi negara terilabat korupsi atau berkelakuan jahat. Atau “ahh…itukan hanya oknum saja…” okelah kalau memang cuma oknum tapi kalau hampir semuanya menjadi oknum apa bedanya?!!! Keluguan dan ke-omongkosongan presiden dalam pemberantasan korupsi mari kita tertawakan bersama – sama. Karena tidak terlihat komitmen hanya balutan bedak yang semakin menjijikkan yang mereka tawarkan dengan tanpa malu – malu. Polri, kejaksaan atau tingkat pemerintahan lainnya juga tidak kalah memalukannya dalam menjalankan perannya masing – masing. Sibuk bertingkah kesana kemari dan setelah tak lebih dari dua bulan kita ditinggalkan dengan mulut mengganga bahwa sesungguhnya tidak satupun kebusukan yang mereka bongkar dan mereka sebenarnya tidak melakukan apa – apa juga. ohya saya ingin sekali memasang instalalasi patung tikus besar di atas gedung parlemen seperti di gambar ini, seperti apa yang dilakukan oleh Om Pong Harjatmo sebegitu cool!! ada yang mau ikutan…?! haha…
this is the Indonesian Parliament building. they called that the tortoises building, i don't know why tortoises. And my work is about the corruption issue in Indonesia. Because now the political situation getting worse. check the building [link]
menarik. saya suka penggubahan bentuk atap gedung DPR menjadi kepala tikusnya. selain itu, ini merupakan permainan idiom yang Indonesia banget. pemilihan skema warnanya juga sangat mendukung. IMO, peletakan teks-nya bisa dibuat lebih kreatif lagi ketimbang meninggalkan ruang kosong di sebelah kanan. just my two cents. bravo.
terimakasih tentang teksnya, sebenarnya itu untuk menambah ketegasan pesan yg dibawa. saya ingin teks itu mengintimidatif sekaligus beralur, sehingga ada unsur sinis dalam alur teksnya.
haha
tentang teksnya, sebenarnya itu untuk menambah ketegasan pesan yg dibawa. saya ingin teks itu mengintimidatif sekaligus beralur, sehingga ada unsur sinis dalam alur teksnya.